Manfaat Vitamin E

November 26, 2019 Uncategorized  No comments

Oksigen adalah salah satu komponen utama alam yang mendukung kehidupan. Oksigen yang sama, ketika di dalam tubuh, melalui molekul-molekul tertentu, menjadi terlalu reaktif dan mulai menyebabkan kerusakan melalui pembentukan radikal bebas. Ini disebut stres oksidatif. Vitamin E, sebagai antioksidan, membantu mencegah stres oksidatif, sehingga mencegah kerusakan sel dan penuaan sel.

Tubuh menyerap kolesterol, zat berlemak dalam makanan, dan ini ditransfer dari hati ke jaringan yang berbeda untuk disimpan sebagai lemak. Mereka dibawa dalam aliran darah oleh molekul yang disebut Low Density Lipoproteins (LDL). Ketika LDL teroksidasi, mereka bereaksi dengan kolesterol dan zat lemak berlemak yang disebut plak diendapkan di dinding arteri, yang mengakibatkan penghentian aliran darah, tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular.

Vitamin E membantu mencegah konversi kolesterol menjadi plak, dan ini dilakukan oleh alpha-tocopherol, bukan bentuk lain dari vitamin E, karena hati menempatkannya secara istimewa dalam aliran darah melalui protein yang disebut protein transfer alpha-tocopherol.

Efek vitamin E dalam mencegah kanker belum dapat dipastikan. Menurut sebuah penelitian oleh The American Association of Cancer Research, pengurangan risiko kanker dikaitkan dengan asupan makanan kaya vitamin E. Sebaliknya, sebuah studi yang dilakukan oleh Iowa Women’s Health Study menemukan sedikit bukti bahwa vitamin E memiliki efek perlindungan terhadap kanker payudara pada wanita setelah menopause. Oleh karena itu, para peneliti telah mencatat bahwa tidak hanya vitamin E saja, tetapi makanan yang kaya antioksidan mungkin dapat melindungi dari kanker.

Sejumlah penelitian telah membuktikan efek vitamin E dalam melindungi kulit dari radiasi ultraviolet, yang efeknya berbahaya termasuk fotodermatitis, suatu reaksi alergi terhadap sinar UV matahari. Vitamin E, baik dikonsumsi melalui makanan atau dioleskan, telah terbukti melindungi membran sel kulit.

Selain manfaat ini, vitamin E dapat melindungi dari Alzheimer, katarak (mengaburkan lensa mata), dan pankreatitis (radang pankreas). Juga, vitamin E mungkin bermanfaat dalam menyembuhkan luka dan luka bakar, mengurangi bekas luka. Sifat memerangi stres oksidatif mungkin berguna bagi atlet, karena tingkat pemanfaatan oksigennya lebih tinggi daripada mereka yang tidak berolahraga, yang menghasilkan peningkatan generasi radikal bebas.

Tanpa kesimpulan yang tepat dari penelitian, akan terlalu dini untuk memilih suplemen tanpa saran dari praktisi medis. Namun, umumnya disarankan untuk mengonsumsi beberapa porsi sayuran dan buah-buahan yang kaya antioksidan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>